keluarga ke dua setelah rumah adalah teman atau sahabat atau apalah sebutannya.
maju mundurnya kehidupan orang tak bisa lepas dari peran orang lain yang baik itu keluarga or sahabat kita.
baik tingkah laku kita bisa karena pengaruh dari sahabat kita, bajingan dan bejat tingkah laku kita mungkin pengaruh dari sahabat kita, yang di dasari lemahnya iman kita.
wahai sahabat, jauh atau dekat dirimu dari kami, engkau akan tetap jadi sahabat kami now and forever.
baik dan buruk tingkahmu, kami akan tetap akui kalo kamu memang sahabat kami.
jika tingkahmu buruk, berarti kami adalah sahabat yang gagal untuk untuk membawamu ke jalan yang baik dan benar, atau mungkin kami juga seorang yang tidak benar???
mari kita interopeksi diri kita sendiri dulu, sebelum kita lontarkan kritik dan saran buat sahabat-sahabat tercinta.
jangan sampai kata-kata kita akan kembali ke diri kita karena kita belumbisa di katakan sebagai seorang sahabat yang bica di jadikan panutan.
Ya, panutan? dalam bentuk apa?
baik atau buruk? kalo panutan ya tentunya adalah sebuah sikap dan perkataan yang sopan dan santun, bukan perkataan dan perbuatan seorang preman....
wahai sahabat-sahabat tercintaku, ada rasa rindu yang telah begitu lama terpendam dan terkadang tak bisa terbendung lagi untuk keluar dan menyapa antum-antum semua, tapi dimana akan kami cari keberadaanmu.
waktu dan tempat yang jauh telah memisahkan kita semua, untuk meraih cita-cita dan hasrat kita yang telah kita pendam dari masa kecil kita.
dimana pun sahabat kini berada kami masih mengingatmu, namamu serta tingkah lakumu yang pernah kulihat dan terekan di otak kami.
kapan ya? kita bisa berkumpul kembali seperti dulu waktu kita bersama?
tentunya begitu sulit untuk seperti dulu, knapa?
karena kita sekarang bukan sendiri lagi, iya kan?
memang masih ada yang sendiri, karena Tuhan belum memberikan jodoh buat mereka, tp yang sabar dan usaha trus ya? soulmate akan datang kok....
ya...berkumpul, rame dong? jelas lah, kita kan sudah punya keluarga jadi kita saling kenal dan mengenalkan.
wah, kok jadi agak ribet ya? tak lah? gampang aja tak usah di bikin ribet, jaman sudah maju wahai sahabatku, tak bisa bertemu muka, ya kita kan bisa gunakan internet untuk buat semacam milisgroup, ya kita bisa sharing tulisan pengalaman dan keluarga.
sahabatku semua, rasa rindu kadang datang dan pergi tanpa kita sadari, kadang dia datang tak di duga kadang kita lupa, jika kita mendapatkan seorang sahabat baru yang ada di lingkungan baru kita.
benar kata sahabatku, sejarah adalah cermin bukan panutan, marilah kita bercermin dari sejarah yang pernah kita buat untuk melangkah ke depan yang lebih indah dan cerah bersama orang-orang terdekat dan yang kita kasihi dengan segenap jiwa raga kita.
mari kita didik generasi penerus kita dengan kelembutan dan kasih sayang, agar dia bisa menjadi dan menciptakan sahat-sahabat yang baik di masa yang akan datang.
sayangku dan rinduku untuk sahabat-sahabatku, hanya sebatas rasa yang tak lebih dari arti apa itu sahabat. rasa sayang dan rindu untuk keluarga itu yang tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata, hanya kita dan Tuhan yang tau rasa itu dalam diri kita.
wahai sahabat-sahabatku yang jauh di sana dan yang lagi sibuk dengan aktifitas masing-masing, buatlah hari-harimu indah bersama orang terdekatmu, baik itu keluarga, tetangga, teman kerja ataupun orang yang baru kita kenal di kedai nasi atau minum, ataupun di dalam angkot selam perjalanan kita.
hidup indah dan berarti bila kita bisa menjadi panutan yang baik buat orang terdekat dan sahabat kita.
berikan apa yang kita bisa berikan jika sahabat kita memerlukannya, jangan pernah kita tanyakan ke mereka, apa sih? yang pernah dia berikan ke kita. ikhlas dan bijak lah kita dalam bertingkan dan bertutur kata.
jangan sampai hati sahabat kita terlukai oleh lidah kita, susah untuk di cari obatnya, kata maaf and seribu sorry juga belum tentu mampu untuk menyembuhkan luka hatinya, belum lagi azab di akherat nanti, lebih pedih lagi wahai sahabatku.
menginatkan dan ingatkan adalah sebuat perbuatan yang terpuji dan perlu kita jaga, untuk tetap di jalan yang lurus dan benar.
wahai sahabatku semua yang saya sayangi, tida yang indah kecuali kita pererat silaturahmi dan persahabatan kita, tanpa haru memandang jenis kelamin dan status sosial, kita sumua sama di mata Tuhan, yang mati tidak membawa apa-apa kecuali amal kita sewaktu di dunia dan anak-anak kita yang sholeh, serta ilmu yang telah kita amalkan di dunia.
sahabatku berjiwa besarlah dan tegar dalam menjalani hidup, berprasangka baiklah kepada Tuhanmu, di balik semua kejadian telah di tunjukkan sebuah jalan dan hikmah, semoga kita bisa menemukan hikmah dan jalan untuk bisa lebih baik dan baik lagi.
wahai sahabatku, jikalau ada tulisan yang tidak benar dan tidak berkenan, sudilah kiranya untuk membetulkan dan memaafkan, mohon ampun padamu ya Rabb.
Selasa, 27 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar